Guru Penggerak

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN FESTIVAL LOMBA SENI DAN SASTRA SISWA NASIONAL (FLS3N) TAHUN 2025 SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat

Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 merupakan ajang talenta nasional bagi siswa SMA/MA/SMK/MAK yang berkompetisi di bidang seni dan sastra. Ajang ini berawal dari Jambore Seni Siswa Nasional pada 2004 dan berkembang menjadi FLS2N sejak 2008. Pada 2025, FLS2N dikembangkan menjadi FLS3N yang diselenggarakan secara daring sesuai dengan Instruksi Presiden No. 1 […]

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN FESTIVAL LOMBA SENI DAN SASTRA SISWA NASIONAL (FLS3N) TAHUN 2025 SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat Read More »

Festbuk Wadah Pembelajaran Berbasis Proyek yang Menguatkan Kompetensi Sosial Emosional, Student Agency, dan Nilai Kebajikan

Oleh:Mohdi Prabowo Festival Bukit SMA Negeri 1 Singgahan pertama kali disusun pada awal tahun 2018 dengan semangat untuk menciptakan ruang ekspresi dan pengembangan potensi siswa di bidang seni dan budaya. Pada masa itu, konsep Guru Penggerak yang saat ini menjadi salah satu tonggak transformasi pendidikan di Indonesia belum diperkenalkan. Meski demikian, sejak awal penyelenggaraannya, Festival

Festbuk Wadah Pembelajaran Berbasis Proyek yang Menguatkan Kompetensi Sosial Emosional, Student Agency, dan Nilai Kebajikan Read More »

Sosialisasi Rumah Pendidikan: Solusi Integrasi Layanan Pendidikan di Era Digital

Pada 14 Januari 2025, Kementerian Pendidikan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) mengadakan sosialisasi program Rumah Pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan platform digital terbaru yang menyatukan berbagai layanan pendidikan dalam satu ekosistem. Acara yang dilakukan secara daring dan dihadiri oleh berbagai pihak, seperti Kepala Dinas Pendidikan, UPT, komunitas pendidikan, serta masyarakat umum, memberikan

Sosialisasi Rumah Pendidikan: Solusi Integrasi Layanan Pendidikan di Era Digital Read More »

Apa iya Merdeka Belajar? Murid menjadi Liar, Guru tak Berdaya

Sebuah tulisan yang dipicu dari banyaknya orang sekitar masih miskonsep tentang Merdeka Belajaroleh: Mohdi Yulianto Prabowo, S.Pd., Gr. Konsep Merdeka Belajar yang digagas oleh pemerintah sering kali menjadi topik perdebatan hangat di masyarakat. Banyak yang mengira bahwa Merdeka Belajar akan membuat anak-anak menjadi liar, sulit diatur, dan mengurangi otoritas guru. Namun, jika dipahami dengan baik,

Apa iya Merdeka Belajar? Murid menjadi Liar, Guru tak Berdaya Read More »

Koneksi Seni: Peran Ekstrakurikuler Seni dalam Meningkatkan Pembelajaran

Seni, dengan segala bentuk ekspresi dan keindahannya, selalu memiliki daya tarik yang tak terbatas. Namun, keindahan tersebut tak terwujud begitu saja. Di balik setiap karya seni, terdapat proses panjang yang melibatkan latihan, eksperimen, dan kolaborasi. Di sekolah, seni tidak hanya dipelajari dalam ruang kelas, tetapi juga berkembang di luar jam pelajaran melalui ekstrakurikuler seni. Kegiatan

Koneksi Seni: Peran Ekstrakurikuler Seni dalam Meningkatkan Pembelajaran Read More »

Ganti Menteri: Evaluasi Kurikulum Merdeka

Langkah Kritis Menuju Pendidikan Berkualitas Dalam perjalanan pendidikan nasional, Kurikulum Merdeka telah hadir dengan harapan untuk mengubah dan memperbaiki proses belajar mengajar di Indonesia. Sebagai guru SMA dan penggerak pendidikan, saya meyakini bahwa meskipun ada wacana untuk melakukan perubahan, kurikulum ini tidak akan sepenuhnya diubah. Sebaliknya, yang diperlukan adalah evaluasi dan refleksi mendalam terhadap elemen-elemen

Ganti Menteri: Evaluasi Kurikulum Merdeka Read More »

Capaian Pembelajaran Terbaru dalam Kurikulum Merdeka 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan capaian pembelajaran terbaru melalui Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 032/H/KR/2024. Capaian ini berlaku bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Kurikulum Merdeka menitikberatkan pada pengembangan kompetensi esensial serta karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Di PAUD, capaian pembelajaran difokuskan pada

Capaian Pembelajaran Terbaru dalam Kurikulum Merdeka 2024 Read More »

Kolaborasi Empat Kecamatan Hidupkan Tradisi Larung Sesaji dalam Tuban Spectra Night Carnival 2024

Tuban, 31 Agustus2024 — Malam yang cerah di Tuban menjadi saksi dari sebuah perhelatan spektakuler yang penuh dengan kearifan lokal dan kebersamaan. Tuban Spectra Night Carnival, yang tahun ini mengusung tema “Larung Sesaji Pesisir Tuban,” berhasil menghadirkan sebuah pertunjukan budaya yang memukau. Dengan melibatkan empat kecamatan—Singgahan, Parengan, Senori, dan Montong—acara ini menjadi bukti nyata dari kolaborasi

Kolaborasi Empat Kecamatan Hidupkan Tradisi Larung Sesaji dalam Tuban Spectra Night Carnival 2024 Read More »

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin

OLEHMOHDI YULIANTO PRABOWO, S.Pd., Gr.CGP ANGKATAN 5 KELAS 05.148KAB. TUBAN JAWA TIMUR “Mengajarkan anak menghitung itu baik, namun mengajarkan mereka apa yang berharga/utama adalah yang terbaik”(Teaching kids to count is fine but teaching them what counts is best). – Bob Talbert Kutipan di atas memberikan pesan yang sangat mendalam bagi kita sebagai pendidik. Mengajarkan anak-anak

Koneksi Antar Materi Modul 3.1 Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin Read More »

Scroll to Top